21-09-2017 (08:25)
Selamat pagi Tamu!
Masuk | Daftar

Join Group Facebook
Opini: Ada Apa Dengan Gacha?

Prologue

Quote:
"Pada suatu hari seorang developer melihat game Free-to-play, game gratis yang didesain untuk membuat pemain membayar banyak uang bila tidak ingin disiksa secara psikologis. Anehnya ada saja orang yang sukarela merogoh kocek untuk “memainkan” game semacam ini. Dia lalu berpikir: “Kira-kira pemain cukup bego nggak ya untuk membeli bukan untuk menang, tapi sekedar kemungkinan untuk menang?” Dengan itu lahirlah Gacha Game.

Gacha (pemendekan dari gashapon) sebenarnya merujuk pada mesin penjual mainan otomatis yang berasal dari Jepang. Mesin-mesin tersebut disebut demikian karena “gacha” merupakan onomatopoeia dari bunyi yang dihasilkan engkol mesin saat diputar untuk mengeluarkan mainannya. Mainan-mainan itu biasanya dibungkus dalam kapsul yang dikeluarkan secara acak. Walau sebenarnya gacha ini ditujukan untuk anak kecil, orang-orang dewasa juga ikut bermain demi mengumpulkan mainan langka.
~~~~~~~~~~~~

Dalam konteks mobile gaming, gacha adalah kegiatan untuk mendapatkan karakter atau item secara acak. Pemain perlu mengorbankan sejumlah in-game resource untuk melakukan gacha. Tingkat kelangkaan item atau karakter ini juga bervariatif. Biasanya resource yang dikorbankan juga bervariatif dan tentunya menghasilkan tingkat kesuksesan yang berbeda.

Membayar = Cheating?

Spoiler:
Quote:
Mengapa sebuah SSR sangat diidam-idamkan adalah karena status dan ability yang ditawarkan lebih baik daripada tingkat kelangkaan dibawahnya. Dengan tingkat kesuksesan yang sangat kecil serta stat yang ditawarkan lebih baik daripada golongan dibawahnya, tentu saja SSR menjadi idaman pemain. Karena tingkat kesuksesan untuk mendapatkan item / karakter SSR dalam game tergolong kecil sekali, biasanya penyedia jasa game menyediakan fitur untuk menukar uang asli menjadi in-game resource. In-game resource sebenarnya tetap bisa didapatkan tanpa membayar dengan uang selama memainkan game-nya. Namun sebagian pemain memilih menggunakan jasa pembayaran demi memperoleh in-game resource yang banyak sesegera mungkin sehingga bisa melakukan gacha banyak-banyak dengan harapan bisa segera mendapatkan karakter / item yang diinginkannya.
~~~~~~~~~~~~~~~~

Pada awal tahun 2016 Granblue Fantasy meluncurkan event yang meningkatkan rate SSR di Gacha. Di event tersebut juga dihadirkan SSR limited, Anchira/Antilla. Melihat kombinasi tersebut mungkin kalian bisa menebak apa efeknya pada para pemain, terutama yang punya disposable income (dan non-disposable income, but screw it) yang besar.
Menjelang malam tahun baru, salah satu player Granblue, Taken; menayangkan stream yang menampilkan upayanya untuk mendapatkan Antilla, yang memiliki drop rate kurang lebih 0,12%; lewat Gacha. Setelah 2.276 kali tarikan akhirnya dia berhasil mendapatkannya. Ribuan tarikan tersebut menghabiskan 700.000 Yen atau sekitar 80 Juta Rupiah.

Pemain lain juga mencoba peruntungannya dan setelah 2.522 tarikan yang menghabiskan 810.000 Yen atau sekitar 93 Juta Rupiah, dia sukses TIDAK mendapatkan Antilla.
Jadi, pada sebuah tarikan gacha dengan harapan mendapatkan sebuah SSR, ada 3 macam kemungkinan:
1. Tidak dapat SSR
2. Dapat SSR yang tidak diharapkan
3. Dapat SSR yang diharapkan

Jadi hanya bila pemain diberkahi oleh RNGesus (dan Tuhan Yang Maha Kuasa) maka pemain bisa mendapatkan SSR yang diharapkan. Kalau tidak, apakah sepadan mengeluarkan rupiah demi gold?


To Roll or Not To Roll?

Spoiler:
Quote:
Jadi, melihat probabilitas dan kondisi media sosial yang menunjukkan bagaimana sebuah SSR bisa mengubah jalannya permainan, apakah kondisi-kondisi di atas mengurangi keseruan dalam memainkan gamenya? Saya akan menjawabnya: tidak demikian.
Sangat jelas bahwa memiliki sebuah SSR bisa mengubah jalur permainan ke arah yang kita mau. Namun dengan statistik yang membuktikan bahwa kita hanya bisa bergantung pada keberuntungan, pemain harus bisa menerima hal tersebut dan berharap di gacha berikutnya bisa mendapatkan sebuah SSR. Lalu dalih-dalih gacha yang sulit membuat game-nya menjadi jelek adalah sebuah opini yang tak berdasar.
Bagaimana dengan uang? Apakah wajib mengeluarkan uang? Saya serahkan kembali ke masing-masing pemain. Play it Responsibly.
~~~~~~~~~~~~~~~~~
“Gacha itu berdasar kebutuhan, bukan berdasar nafsu”.



Sumber: Disadur dari 2 situs terkenal; JOI dan Kaori Nusantara

--------------------
share
Kategori : news suka2gue
Ditulis Oleh : AminPix Pada (15 November 2016 06:04)
--------------------
5 komentar di Opini: Ada Apa Dengan Gacha?
logorg [Off] (20 November 2016 20:21)
Kelimax lah biar dah dingin juga nih.
oxxa [Off] (15 November 2016 07:34)
gua pernah baca dah lama mlayu
AminPix [Off] (15 November 2016 07:05)
* [c][img]http://i.solidfiles.net/e8c6d9d676.jpg[/img][/c]
Down, ini artikel masih anget. koplok
oxxa [Off] (15 November 2016 06:08)
ni artikel kapan jirr mlayu
AminPix [Off] (15 November 2016 06:06)
* [c][img]http://i.solidfiles.net/e8c6d9d676.jpg[/img][/c]
Makanya car game yang Gachanya gak pake duit, ngopi
Kaya KC dan PW. mlayu
»Blog Today
Home
Total Member: 16723
Member On : Tidak ada
Guest on : 31
New Member : YoungLord99
Load in : 0.136 sec.
~PORTAL SUKA2GUE~
© 2013